Kapolri Imbau Mahasiswa Makassar Tidak Blokir Jalan
Senin, 03 Mei 2004 13:12 WIB
Makassar - Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar mengimbau agar mahasiswa yang menggelar aksi solidaritas terhadap insiden kekerasan di kampus Universitas Muslimin Indonesia (UMI) tidak memblokir jalan sebab mengganggu kepentingan umum."Mahasiswa agar jangan memblokir jalan karena itu mengganggu kepentingan masyarakat luas," kata Kapolri dalam jumpa pers usai melakukan pertemuan tertutup dengan Kapolda Sulawesi Selatan yang baru dicopot Irjen Pol Yusuf Manggabarani di Bandara Hasanuddin, Makassar, Senin (3/5/2004)Pertemuan tertutup Kapolri dengan Kapolda Sulsel berlangsung selama sekitar 30 menit mulai pukul 12.00 WIB. Kapolri sendiri transit di Bandara Hasanuddindalam perjalanan menuju Ambon.Ikut dalam rombongan Kapolri, antara lain, dai kondang AA Gym, Pangdam VII Wirabhuana Mayjen Suprapto, Lantamal IV Laksma TNI Suharso Riyadi, dan Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional Marsekal TNI Panji Utama.Sementara Yusuf Manggabarani, yang baru dicopot sebagai Kapolda Sulsel, menyatakan bahwa polisi kemungkinan besar akan melakukan penyisiran agar mahasiswa tidak melakukan pemblokiran jalan dalam melakukan aksinya.Dalam kesempatan tersebut Kapolri juga kembali menyatakan penyesalannya atas aksi kekerasan yang dilakukan anak buahnya. Kapolri juga mengimbau jajaran kepolisian untuk tidak melakukan tindakan di luar prosedur. "Sadari pentungan yang kau miliki, sadari senjata yang kau miliki, sadari borgol yang kau miliki," katanya.Sementara tentang keputusan pencopotan terhadap pejabat polri terkait insiden di kampus UMI, Kapolri menegaskan itu merupakan konsekuensi yang harus dipikul seorang polisi. "Supaya semua pejabat polisi jangan takut dicopot dari jabatannya. Itu konsekuensi dari tanggung jawab seorang polisi," tegasnya.
(gtp/)











































