"Belum sama sekali, dari Kemlu juga belum ada pemberitahuan, pemilik kapal juga," kata adik Sonny, Dessy saat berbincang dengan detikcom, Kamis (20/1/2011).
Menurut Dessy, keluarga sudah mencoba menghubungi pihak-pihak terkait, namun tak ada jawaban. Dia menduga, proses negosiasi pemilik kapal dengan para perompak sengaja dilakukan diam-diam agar tak menimbulkan kegaduhan.
"Saya nggak tahu soal tebusan. In kayaknya silent, untuk memperlancar negosiasi dan nggak boleh diekspose," sambungnya.
Meski begitu, harapan besar masih ada di benak keluarga. Dessy yakin, kakaknya masih bisa diselamatkan dan kembali ke Tanah Air.
"Harapannya kalau bisa lebih cepat," tuntasnya.
Sebelumnya, Sonny dan Ufuk menjadi korban penyanderaan bajak laut Somalia. Kapal yang mereka tumpangi dibajak pada Sabtu (15/1) saat tengah berlayar di Laut Arab.
Keduanya merupakan anak buah kapal MT Samho Jewelry Ant III yang mengangkut bahan kimia seberat 11.500 ton. Kapal ini merupakan kapal milik perusahaan Korea Selatan, Sunjin Shipping Co LTD.
(mad/adi)











































