Kepala BIN Sebut Pengakuan Gayus Soal Agen CIA Mengada-ada

Kepala BIN Sebut Pengakuan Gayus Soal Agen CIA Mengada-ada

- detikNews
Kamis, 20 Jan 2011 19:20 WIB
Jakarta - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutanto meminta publik tidak percaya dengan pengakuan Gayus Tambunan soal adanya agen CIA yang membantu membuat paspor palsu miliknya. Sutanto menyebut pengakuan Gayus tersebut mengada-ada.

"Jangan percaya hal yang mengada-ada. Sudah tahu semua jawabannya, sudah. Jangan percaya hal yang mengada-ada," kata Sutanto usai rapat paripurna kabinet di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (20/1/2011).

Rapat paripurna kabinet sebenarnya telah selesai sekitar pukul 18.00 WIB. Namun Presiden masih meminta beberapa menteri, termasuk Kepala BIN untuk ikut rapat lanjutan hingga pukul 19.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sutanto mengatakan, atas pengakuan Gayus ini, institusinya tidak ikut-ikutan memeriksa. Sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian. "Polisi dong yang menginvestigasi," ujarnya.

Tapi BIN akan melakukan kroscek ke CIA? "Itu Satgas sama polisi saja. Tanya ke mereka," kata mantan Kapolri tersebut.

Gayus Tambunan sebelumnya mengeluarkan 'curhat' yang mengejutkan usai divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 300 juta. Saat berpidato secara tertulis di ruang sidang PN Jaksel, dia menyebut otak pemalsuan paspornya, John Jerome Grice.

"Berdasar cerita John Grace pada saya, John Grice bilang dia adalah agen CIA yang semua kegiatannya diketahui dan direstui oleh salah seorang anggota Satgas (Pemberantasan Mafia Hukum)," ujar Gayus di akhir curhatnya di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Rabu (19/1/2010).

Oleh Mabes Polri, John Jerome disebut sebagai otak pemalsuan paspor. Dia adalah warga AS yang dinyatakan buron. Polri menyebut, Gayus mengeluarkan Rp 900 juta atau US$ 100 ribu untuk membuat paspor dengan nama Sony Laksono. Nomor paspor itu asli sedangkan identitas Sony Laksono palsu.

(anw/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini