“Yah dia agak selektif jika menerima kunjungan. Selain keluarga dan teman-teman yang dia kenal, dia tidak mau memenui. Memang jika ada tamu yang hendak mengunjunginya selalu kita konfirmasi dulu ke dia apa mau menemuinya atau tidak. Itu memang hak dia juga untuk menolak tamu, apalagi kalau demi keselamatan,” ungkap Kepala Lapas Dewasa Klas 1A
Tangerang, Supriyadi.
Hal itu dikatakan Supriyadi ketika ditemui saat Rapat Koordinasi Penegakan Hukum I Gedung Pemerintah Kota Tangerang, Kamis (20/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dia kita perlakukan sama dengan tahanan lain, tidak ada perlakuan spesial. Dia
sendiri tidak pernah ada keluhan,” paparnya.
Menurutnya, sejak Antasari dipindah dari Lapas Cipinang, kondisinya baik-baik saja. Ia masih sering dikunjungi keluarganya. “Istrinya sering datang untuk kasih makanan. Dia sehat kok,” ungkap Supriyadi.
Terkait dua eksekutor Nasrudin yang juga ditahan di Lapas Dewasa Kelas 1A Tangerang, yakni Daniel Daen Sabon dan Heri Santoso, kata dia, Antasari tidak merasa keberatan kalaupun harus ditahan bersama mereka.
“Dia nggak keberatan, soalnya mereka penah ketemu di Polda Metro Jaya,” papar Supriyadi.
(lrn/lrn)










































