"Ada 10 menteri," kata Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo di sela-sela kuliah umum STIP AN, Jl Kebagusan III, Jakarta Selatan, Kamis (20/1/2011).
Dengan alasan kesopanan, Tjahjo enggan menyampaikan nama-nama menteri itu. Namun kesepuluh menteri itu merata dari tiga bidang, kesra, polhukam dan ekonomi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tjahjo mendesak Presiden SBY untuk mengganti menterinya yang bermasalah. Menurutnya SBY tidak perlu takut untuk melakukan reshuffle dan tidak perlu menghiraukan ancaman parpol-parpol pendukungnya.
"Parpol jangan menyandera presiden," pintanya.
Tjahjo pun menegaskan PDIP tidak akan mengirimkan wakilnya di kabinet. Hal ini menurutnya sudah menjadi keputusan partai.
"Kami tidak akan memperjuangkan agar PDIP bisa masuk kabinet," tutupnya.
(rdf/gun)











































