Presiden Tunisia Terguling Ingin Balik, Tapi Dilarang

Presiden Tunisia Terguling Ingin Balik, Tapi Dilarang

- detikNews
Kamis, 20 Jan 2011 17:12 WIB
Presiden Tunisia Terguling Ingin Balik, Tapi Dilarang
Tunis - Presiden Tunisia yang terguling Zine al-Abidine Ben Ali rupanya ingin balik ke negerinya dari pelariannya di Arab Saudi. Tapi niatnya ini dilarang oleh PM Mohamed Ghannouchi.

Najib Chebbi, pemimpin oposisi yang kini menjadi menteri pembangunan wilayah dalam pemerintahan koalisi menyatakan, Ben Ali dan Ghannouchi terlibat pembicaraan telepon.

"Saya harap Mohamed Ghannouchi akan memaafkan saya bila saya mengatakan sesuatu yang tidak dia katakan (di publik) namun saya sampaikan untuk pertama kali," kata Chebbi pada Reuters, Kamis (20/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perdana Menteri menerima telepon dari seseorang yang menyatakan dirinya sebagai Emir Ahmed dan ketika Ghannouchi menjawab dia menemukan yang menelepon adalah Ben Ali," ujarnya.

"Ben Ali menyatakan dia berpikir untuk kembali ke Tunisia namun Ghannouchi menjawab, itu tak mungkin," tutur Chebbi.

Ben Ali, istri dan sejumlah keluarga intinya kabur ke Arab Saudi pada Jumat 14 Januari setelah kerusuhan melanda Tunis. Sekitar 33 kerabatnya yang gagal kabur ditangkap.

Korban tewas akibat kerusuhan di negeri di Afrika utara itu mencapai 100 orang. Ben Ali memerintah dengan tangan besi dan dituding telah menggarong kekayaan negara.


(nrl/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads