"Iya, jadi hari ini kami memanggil 2 stasiun TV, Metro dan TVOne terkait netralitas isi siaran. Aspek netralitas bukan hanya hasil pengaduan masyarakat, tapi juga dari hasil pemantauan analisis kami tentang isi siaran mereka," ujar Wakil Ketua KPI Nina Mutmainnah ketika dikonfirmasi detikcom, Kamis (20/1/2011).
Menurut Nina, dalam pemberitaan, framing kedua TV tersebut terlihat jelas kepentingan pemilik dalam politik dan hal lainnya. Framing itu bahwa bisa dilihat oleh masyarakat awam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KPI ingin kedua stasiun TV itu tidak ada kepentingan tertentu yang terlihat masuk, serta mengutamakan aspek jurnalistik yang benar, profesional dan obyektif. "Keberpihakan bukan pada kepentingan pemilik atau golongan tertentu tapi kepentingan publik," tegas Nina.
Dalam pertemuan pada siang ini, hanya TVOne yang hadir. TVOne, menurut Nina, diwakili oleh GM Programming, Manajer Legal dan Manajer Produksi Berita. Sedangkan dari pihak Metro TV berhalangan hadir dengan beberapa alasan.
"Alasannya beberapa, karena kesiapan mereka yang belum tuntas. Undangan sudah kami layangkan hari Senin. Kami tentu kecewa," jelasnya.
Pihaknya akan menunggu surat dari Metro TV untuk siap hadir di KPI. Mengenai hasil pertemuan siang ini, KPI akan memantau dan menganalisis secara ketat tentang netralitas isi siaran. Jika ada pelanggaran lagi, KPI tak menutup kemungkinan memberikan sanksi.
"Bentuk pertemuan ini warning. Kami harap bahwa warning ini benar-benar diperhatikan agar tidak sampai turun sanksi," tegas Nina.
(nwk/asy)











































