PDIP: Kasus Century Dijadikan Benteng Reshuffle Kabinet

PDIP: Kasus Century Dijadikan Benteng Reshuffle Kabinet

- detikNews
Kamis, 20 Jan 2011 14:38 WIB
Jakarta - PDI Perjuangan mencium aroma tidak baik di balik menyeruaknya kembali kasus Bank Century. PDIP melihat kasus ini sengaja dibesarkan untuk memperkuat bargaining partai koalisi di tengah isu reshuffle kabinet.

PDI Perjuangan mendukung penggunaan hak menyatakan pendapat atas kasus Century. Namun, PDIP tak mau gegabah dan dimanfaatkan partai koalisi yang sedang mencoba mengamankan menterinya di tengah isu gencar reshuffle kabinet.

"Presiden harus memastikan ada atau tidaknya reshuffle supaya nanti partai koalisi menjadi kelihatan aslinya. Karena sampai saat ini partai koalisi menggunakan isu Century untuk sekedar bargaining posisi,"Β  ujar Ketua DPP PDIP Marurar Sirait, dalam dialog di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karenanya, PDIP memilih tidak buru-buru menggunakan hak menyatakan pendapat atas kasus Century. Salah-salah, PDIP malah menari di gendang partai koalisi yang sedang tawar-menawar posisi menteri dengan Presiden SBY.

"Kita tidak mau diperalat partai koalisi untuk mempertahankan menterinya atau menjaga eksistensinya. Kami akan mendukung penggunaan hak menyatakan pendapat kasus Century hanya momennya kapan masih menunggu waktu yang tepat," terangnya.

PDIP menunggu situasi politik yang lebih kondusif untuk kembali 'mengejar' kasus Century. Diharapkan pengusutan kasus Century tanpa embel-embel niat politis.

"Kami menyambut gembira kelanjutan kasus Bank Century, namun sekarang situasi belum memungkinkan. Kami harap pengusutan kasus Century murni untuk mengembalikan kerugian negara tanpa niat politis apapun," tandasnya.

(van/gun)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads