Jangan Sampai Satgas Vs Gayus Menyita Energi

Jangan Sampai Satgas Vs Gayus Menyita Energi

- detikNews
Kamis, 20 Jan 2011 11:22 WIB
Jangan Sampai Satgas Vs Gayus Menyita Energi
Jakarta - Dalam curhatnya kemarin, Gayus terang-terangan menyerang Satgas Pemberantasan Mafia Hukum (PMH). Satgas PMH pun tidak tinggal diam atas tuduhan Gayus. Namun publik diingatkan, jangan sampai perseteruan Satgas PMH dan Gayus menyita energi.

"Jangan sampai berantemnya Gayus dengan Satgas ini kemudian menyita energi kita. Ini nggak penting. Ini isu yang tidak substansial," kata anggota Komisi III DPR dari FPDIP, Eva Kusuma Sundari, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/1/2011).

Dia lantas mempertanyakan hasil kerja Satgas PMH. Sebab lembaga ini dibentuk untuk memberantas mafia hukum, namun hasilnya belum terlihat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gayus kan mafia pajak, bukan mafia hukum, oleh karena itu saya mendorong kita semua tidak menanggapi konflik mereka, tapi justru berupaya bagaimana mafia hukum dibongkar dan itu kuncinya di penyidik. Apakah kemudian soal Cirus dilanjutkan atau tidak. Karena di situ kuncinya," sambung Eva.

Dia menilai output dari kerja Satgas PMH tidak substansial. Menurutnya, Satgas didirikan lebih untuk kepentingan Presiden SBY ketimbang untuk penegakan hukum. Karena itu menjadi rawan politisasi.

"Saya tidak pernah melihat Satgas mendorong kita untuk hal yang substansial yaitu mafia hukumnya, tapi lari ke isu-isu yang tidak penting, ya wignya Gayus, paspor Gayus, Milana," keluh Eva.

Dia menyarankan Gayus mengambil jalur hukum jika merasa tertipu oleh Sekretaris Satgas PMH, Denny Indrayana. Sebaliknya, jika Denny merasa tersinggung lantaran dikatakan menipu dan menskenariokan isu tentang pajak Aburizal Bakrie, Eva menyarankan agar Gayus dikasuskan. Dengan demikian, kasus akan selesai.

"Tidak kemudian energi publik dipakai untuk sesuatu yang bisa diselesaikan dengan simpel. Kalau kita melihat pertikaian dua orang ini, sama-sama kecewanya, terus ngapain kita ikut-ikutan berantemnya dua orang ini. Nggak perlu," lanjutnya.

Menurutnya, kinerja Satgas PMH harus segera dievaluasi oleh SBY. Apalagi melihat hasil kerja yang kontraproduktif terhadap Presiden. "Mau dipertahankan atau dibubarkan, terserah Presiden," tutup Eva.

Kemarin, usai divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 300 juta, Gayus menyampaikan curhat. Salah satu isi curhatnya, Satgas mengarahkan isu pajak Grup Bakrie dan mengalihkan dari mafia hukum Cirus Sinaga. Satgas mengungkap kepergian dirinya ke luar negeri, dengan cara Denny Indrayana meng-up load gambar paspor atas nama Sony Laksono di twitternya. Satgas tidak mengarah ke Cirus Sinaga karena khawatir terbongkarnya kasus Antasari Azhar.

(vit/nrl)


Berita Terkait