"Saya banyak tahu, sudah dikasih tahu juga, sejak 3 sampai 4 hari lalu, Gayus sudah bicara ke saya," ujar Hotma saat dihubungi detikcom, Kamis (20/1/2011).
Menurut Hotma, Gayus sempat beberapa kali cerita mengenai keluhannya soal Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Namun Gayus saat itu belum memberitahu jika ia akan membuat pernyataan ke publik tidak beberapa lama setelah vonis yang diterimanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, menurut Hotman, dirinya enggan mengetahui lebih detil apa-apa saja yang sudah ditulis oleh Gayus.
"Kalau Bang Buyung bilang 'sudah, bongkar saja semua'. Kalau saya diam saja, nanti disangka ikut menyuruh-nyuruh lagi," tutup Hotma.
Seperti diketahui, Gayus Tambunan, terdakwa kasus korupsi dan mafia hukum, Rabu (19/1) kemarin divonis 7 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Selain itu, mantan pegawai Ditjen Pajak golongan 3A itu diwajibkan membayar denda sebesar Rp 300 juta.
Usai putusan, Gayus menggelar konferensi pers di ruang pengadilan. Secarik kertas terlihat ia keluarkan dari saku kemejanya. Kertas itu berisi curhatan Gayus. Isinya, ia menyerang Satgas. Gayus juga menyebut keterlibatan CIA dalam proses pembuatan paspor palsunya.
(mok/nvt)











































