"Saya tidak bisa mengkonfirmasinya," kata Marciel usai bertemu dengan pimpinan Komisi I DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/1/2011).
Sesuai kebijakan pemerintah AS, menurut Marciel, mereka tidak akan mengomentari apa pun yang dikeluarkan oleh Wikileaks. Namun dia mengaku bangga, pada kenyataannya memang fans dari Kedubes AS di Facebook banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, anggota Komisi I DPR Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku juga membicarakan masalah laporan Wikileaks tersebut. Marciel mengaku, memang ada kelemahan sistem IT di AS.
"Ada pengakuan, bahwa ada kelemahan sistem IT AS, sehingga data-data yang dikumpulkan Kemenlu AS bocor," kata Agus.
Dia menambahkan, Amerika bahkan telah menangkap satu staf Kementerian Pemuda dan Olahraga AS karena dianggap membocorkan rahasia.
"Mereka menjelaskan, bahwa ada 1 ofisial di AS yang bekerja di kantor Menpora AS ditangkap," ujarnya.
(anw/mok)










































