Percakapan Denny dengan Gayus Terkait Pemilihan Kuasa Hukum

Percakapan Denny dengan Gayus Terkait Pemilihan Kuasa Hukum

- detikNews
Rabu, 19 Jan 2011 18:46 WIB
Percakapan Denny dengan Gayus Terkait Pemilihan Kuasa Hukum
Jakarta - Tuduhan-tuduhan Gayus Tambunan terhadap Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dipatahkan. Dengan bukti percakapan Denny dan Gayus Tambunan, Satgas membantah menyuruh Gayus ke Singapura. Satgas juga membantah telah meminta Gayus didampingi Adnan Buyung Nasution sebagai pengacaranya.

Percakapan Denny dengan Gayus mengenai saran kuasa hukum untuk Gayus dilakukan di ruangan Denny di Bina Graha pada Rabu (24/3/2010). Percakapan antara Gayus dengan Denny diikuti juga oleh dua staf Denny, Ronny dan Sigit.

Dalam percakapan itu, Denny menyarankan agar Gayus didampingi oleh Bambang Widjojanto, Taufik Basari atau Alexander Lay sebagai kuasa hukumnya. Berikut transkrip percakapan antara Denny dengan Gayus selengkapnya seperti yang dibagikan kepada wartawan dalam jumpa pers Satgas di kantor UKP4, Rabu (19/1/2011):

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Tempat     : Kantor Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, HAM dan Pemberantasan  KKN (Bina Graha)
Waktu     : Rabu, 24 Maret 2010
Peserta    : Gayus Tambunan, Denny Indrayana, Sigit, Rony

Denny    :  Kalau aku pikir ente jangan ke media dulu. Tadi mikirnya apa, kalau ke media bareng kita. Tapi perlu dipikir lagi biar         matang dulu. Arahnya kan minta perlinbdungan. Mungkin Satgas, KPK, LPSK itu bareng. Nah sementara itu aku usul advokatnya jangan yang main2, advokatnya Alex, Taufik Basari
Rony    :  Mereka kalau mas Denny yang minta mau. Kalau bisa secepatnya. Ke medianya nanti, tapi sekarang dah mulai underground gitu. Mas Gayus sering merasa dibuntutin?
Gayus    :  Nggak. Baru kali ini aja wartawan banyak banget
Rony    :  Nggak merasa karena gak tahu atau?
Gayus   :  Gak merasa dibuntutin
Denny    :  Bayanganku sih Satgas, KPK, LPSK duduk. Kita rumuskan langkah2nya apa. Tapi sementara dia, kalau dia udah diambil polisi saya kira, Begitu tahu ada panggilan, itu untuk yang pertama kedua kita masih bisa ngeles, kita ketemu dulu. Maksudku ngatur ini langkah2nya.
Gayus    :  Ada kemungkinan polisi ngambil saya? Gak takut saya saling buka-bukaan
Denny    :  Yah kau kan diajak koordinasi. Sama intel, kau akan dibilangi hei pura-pura yah cerita ini, jangan ungkit2 lah. Pasti itu donk. Kalau kau jawab ini, nanti kita atur supaya kau gak terlalu tersiksa. Pura2 konsepnya. Tapi lu di luar dihajarin pasti, media, masyarakat. Nah kalau Yus, dengan segala hormat yah, kalau posisimu, aku bukan dalam posisi sama dengan polisi. Kalau kamu ngambil posisi demi keamananmu trus kamu ngambil posisi kerjasamanya dengan kepolisian. Nah gue ngancemnya agak kenceng tuh bakalan
Gayus    :  Saya kan minta waktu untuk berpikir kan.Kalau saya ambil posisi itu kan saya gak bisa lagi anuin mas Denny tapi yah udah lah menurut peran masing2
Denny    :  Iya, tapi akhirnya gak mungkin, gak mungkin gue kendor kan. Yah gue paham posisimu jadi dilematis
Gayus    :  Tapi jangan blow up, saya yang bongkar itu
Sigit    :  Takutnya kalau beberapa waktu ini media terus menyebut Gayus, nanti kan ada tindakan kan
Denny    :  Tadi sudah disampaikan akan ada upaya untuk diperiksa ulang
Perlu bilang ke Bibit-Chandra ini Gayus mau bilang (mau buka) n kita tidak bisa biarkan bertarung sendirian. Harus di back up, kalau kita tidak bisa back up dia yah
Rony    :  Makanya mas Gayus harus cepat memutuskan saya pikir. Begitu iya, langkah lanjutan harus. Setelah ada itu kalau emang oke, siapkan perangkat pendukungnya, dukungan public, hire pengacara Alex, Tobas (Taufik Basari) atau Bambang Widjojanto
Gayus    :  Apa mereka tuh pasti mau?
Denny    :  Ya Insya Allah mau, kalau formatnya format melawan mafia hukum, strategi  juangnya harus itu
Gayus    :  Lha kalau nanti mereka lihat background saya lagi  kan males juga
Denny    :  O iya, makanya jangan belok. Kalau belok ya akan ditinggal. Kalau strategi juangnya adalah oke melawan mafia hukum. Kemudian Satgas masuk, KPK, LPSK masuk, teman2 LSM support. Tapi orang kan akan bilang kenapa belain orang pajak yang, ini kan whistle blower. Dan media kan posisi kita akan jadi whistle blower.
…….pembicaraan seputar tukar PIN BB
(asy/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini