Korsel Terancam Krisis Listrik, Hotel & Kantor Harus Kurangi Pemanas

Korsel Terancam Krisis Listrik, Hotel & Kantor Harus Kurangi Pemanas

- detikNews
Rabu, 19 Jan 2011 13:41 WIB
Korsel Terancam Krisis Listrik, Hotel & Kantor Harus Kurangi Pemanas
Seoul - Musim dingin ekstrem yang tengah melanda Korea Selatan (Korsel) mengancam terjadinya krisis listrik di negeri Ginseng itu. Karenanya pemerintah Korsel memerintahkan kantor-kantor, hotel-hotel dan toko-toko untuk berhemat listrik dengan mengurangi pemakaian mesin pemanas ruanngan.

Terhitung mulai Senin, 24 Januari mendatang, suhu udara di dalam 441 gedung dengan komsumsi energi yang besar akan dibatasi hingga 20 derajat Celcius saja. Demikian disampaikan Kementerian Perekonomian Korsel seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (19/1/2011).

Instruksi pemerintah ini akan berlaku efektif hingga 18 Februari mendatang. Instruksi ini ditujukan untuk toko-toko, hotel-hotel, gedung-gedung perkantoran dan sekolah-sekolah. Barang siapa yang melanggar akan dikenai denda hingga maksimal tiga juta won.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya Kementerian Perekonomian Korsel telah memerintahkan para pegawai negeri (PNS) untuk berhemat listrik, yakni dengan mematikan mesin pemanas ruangan saat jam sibuk. Suhu udara di dalam kantor-kantor diinstruksikan untuk tetap berada di bawah 18 derajat Celcius. Para PNS pun diimbau untuk mengenakan pakaian dalam yang tebal serta pakaian musim dingin yang lengkap guna melawan cuaca dingin.

"Mengingat harga minyak diperkirakan akan tetap tinggi selama musim dingin ini dan permintaan listrik tengah mencapai rekor baru, ada pemahaman bersama bahwa diperlukan langkah-langkah yang lebih keras untuk mengurangi permintaan (listrik)," demikian disampaikan Kementerian Perekonomian pada situsnya.

Pekan lalu, Menteri Perekonomian Choi Kyung Hwan mengingatkan kemungkinan terjadinya krisis listrik akibat melonjaknya permintaan listrik hingga menembus rekor tertinggi selama musim dingin ini. Jika kondisi itu terus dibiarkan, akan terjadi pemadaman listrik yang bisa menyebabkan Korsel gelap-gulita.

Selain memerintahkan penghematan pemakaian mesin pemanas ruangan, Choi juga mengajak rakyat untuk berjalan kaki daripada menggunakan elevator.

Musim dingin yang melanda Korsel kali ini merupakan yang terburuk dalam satu dekade. Temperatur di Seoul turun menjadi minus 17,8 derajat Celcius pada Minggu, 16 Januari lalu. Ini merupakan suhu udara terendah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Pada Rabu, 19 Januari ini, suhu udara sebesar minus 9 derajat Celcius.


(ita/nrl)


Berita Terkait