Tim IT Mabes Polri Geledah Kantor Imigrasi Jaktim

Tim IT Mabes Polri Geledah Kantor Imigrasi Jaktim

- detikNews
Selasa, 18 Jan 2011 22:11 WIB
Jakarta - Dua petugas penyelidik Mabes Polri mengeledah kantor Imigrasi Jakarta Timur. Penggeledahan diduga terkait pengumpulan bukti keterlibatan petugas Imigrasi Jaktim dalam pembuatan paspor aspal Gayus Tambunan.

Pantauan detikcom di Lantai 2 Kantor Imigrasi Jaktim, Jl Raya Bekasi Timur, tepatnya di ruang penerbitan paspor, dua orang petugas yang mengenakan rompi hitam bertuliskan DFAT (Digital Forensic Analyst Team) memeriksa satu persatu komputer yang ada di ruangan tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Jaktim Yudi Kurniadi membantah kedua orang tersebut melakukan penggeledahan terhadap ruangan staff keimigrasian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bukan, bukan penggeledahan. Tidak ada itu," kata Yudi kepada wartawan di kantornya, Selasa (18/1/2011).

Namun Yudi mengatakan, bila hari ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap enam staff Imigrasi Jakarta Timur. "Pemeriksaannya dari pagi sampai sore tadi," ujar Yudi.

Pemeriksaan itu, imbuhnya, dilakukan oleh 4 orang perwakilan Inspektorat Jenderal  (Itjen)  Kementerian Hukum dan HAM.

"Tadi ada enam orang petugas yang diperiksa tapi saya tidak berwenang memberitahu substansi pemeriksaan," kata Yudi.

Sementara itu, sempat terjadi kericuhan antara petugas dengan sejumlah wartawan tivi. Mereka yang tengah mengambil gambar pemeriksaan petugas Mabes Polri tidak diperkenankan mengambil gambar dan meminta paksa wartawan keluar dari ruangan. Beruntung kericuhan tidak memanjang karena berhasil dilerai Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Timur.

Mabes Polri memeriksa Endang sebagai petugas foto Kantor Imigrasi Jaktim, Senin (17/1). Sebelumnya, tiga petugas dari Kantor Imigrasi Jaktim, yakni Zulkifli (mantan Kepala Seksi Lalu Lintas), Dadang Suganda (Koordinator Pendistribusian Paspor di Imigrasi), dan Tri Sasongko (mantan Kasubsi Perizinan) juga telah diperiksa.

Selain itu, penyidik juga telah memeriksa tiga petugas Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta yakni Ahmad Jefri, Agus Arif Wicaksono, dan Ketut Satria Widiyaswara.
(ahy/her)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads