Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Polisi Dewa Parsana sebelum melakukan penyisiran tersebut terlebih dahulu mengadakan pertemuan dengan kelompok pemuda dan masyarakat setempat. Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Parsana didampingi Walikota Palu, Rusdi Mastura.
Dalam pertemuan tersebut, Parsana meminta agar warga tidak lagi terprovokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai pertemuan tersebut, Parsana pun memerintahkan personil kepolisian bersiaga di dua titik di wilayah kelompok pemuda itu. Selain itu, Polisi pun diperintahkan melakukan penyisiran ke rumah-rumah warga setempat.
Penyisiran dilakukan untuk mencari senjata tajam dan bom molotov yang digunakan warga dalam bentrokan. Sampai Selasa malam ini, tidak kurang 100 personil kepolisian dari berbagai kesatuan berjaga-jaga di wilayah bentrokan tersebut.
(her/her)










































