Pembius Penumpang Pesawat Dibekuk di Bandara Soekarno-Hatta

Pembius Penumpang Pesawat Dibekuk di Bandara Soekarno-Hatta

- detikNews
Selasa, 18 Jan 2011 18:11 WIB
Tangerang - Dua pelaku pembius penumpang pesawat ditangkap anggota Polrestro Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Sebelumnya, mereka beraksi di halte bus Terminal 1B, Bandara Soekarno-Hatta.

Kedua pelaku itu adalah Hendra alias Cungkring (35) dan Sarifudin alias Udin (37). Dari tangan para pelaku, polisi menyita tas warna hitam merk Tracker, uang tunai sebesar Rp 120 ribu, dan satu unit mobil rental Avanza warna hitam dengan nomor polisi B 1458 TFJ.

Sementara dua pelaku lainnya berinisial DV dan ED, yang diduga sebagai otak pembiusan dan perampokan itu masih diburu. Kapolres Bandara, Kombes Tornagogo Sihombing mengimbau kepada seluruh pengguna jasa penerbangan agar jangan terlalu percaya terhadap seseorang atau kelompok yang menawarkan bantuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penumpang pesawat itu harus lebih berhati-hati ketika ditawari jasa dari orang yang tidak dikenal," ujar Tornagogo di kantornya, Selasa (18/1/2011).

Pelaku ditangkap berdasarkan laporan Agung Sulistiyo. Dia adalah satu penumpang pesawat yang baru tiba di Bandara, sekitar pukul 22.40 WIB pada tanggal 14 Januari 2011 lalu.

Petugas pemadam kebakaran di Pemerintahan Daerah Palembang ini hendak pulang ke Bintaro, Kota Tangerang Selatan, dan menunggu bus Damri jurusan Lebak Bulus di Terminal 1 B. Saat menunggu bus, korban dihampiri oleh dua orang pelaku yang berpura-pura akan pulang juga ke Bintaro.

"Pelaku langsung akbrab dengan korban. Pelaku bernama Hendra alias Cungkring dan Sarifudin alias Udin lalu menawarkan jasa dan membujuk korban untuk ikut dengannya karena tujuannya sama ke arah Bintaro," katanya.

Saat di dalam mobil Avanza B 1458 TFJ, pelaku menawari korban minum jamu tolak angin. Sepuluh menit setelah menenggak jamu tersebut, korban langsung tidak sadarkan diri.

"Korban kemudian dibuang di depan Taman Niaga Suwarna, Bandara Soetta, setelah sebelumnya menguras seluruh barang-barang berharga milik korban," jelasnya.

Karena masih mengenal ciri-cirinya, korban bercerita kepada polisi. Polisi pun mengawasi halte bandara dan dapat mengidentifikasi pelaku.

(fay/her)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini