"Saya sudah instruksikan ke Kepala Imigrasi, tidak boleh lagi ada petugas turun temurun di sana dari zaman baheula, sampai kuda makan besi di situ terus sampai jadi kerajaan besi. Jadi mutasi besar-besaran," kata Patrialis di Hotel Millennium, Tanah Abang, Jakpus, Selasa (18/1/2011).
Patrialis mengamini, selama ini di Imigrasi terjadi praktik yang menyimpang. Misalnya pegawai yang bisa bekerja di sana karena unsur kekerabatan.
"Ya kita tidak bisa nutup mata, di mana-mana ada mafia, makanya rolling besar-besaran," terangnya.
Selain itu, terkait instruksi presiden, Patrialis menilai hal tersebut merupakan sesuatu yang akan memperkuat upaya untuk bertindak keras dan tegas, khususnya di bidang Imigrasi.
"Kita akan berupaya semaksimal mungkin, kemarin saya sudah panggil Plt Dirjen Imigrasi semua direktur di Imigrasi saya sudah briefing, mudah-mudahan satu dua hari ini, saya sudah melantik Dirjen Imigrasi yang baru, maka kita akan membenahi SOP yang belum ada atau melaksanakan SOP sebelumnya yang belum dijalankan," ungkapnya.
(ndr/fay)











































