"Kepalanya dibungkus plastik hitam, kakinya keluar sehingga kelihatan," ujar saksi mata, Supartini (60), di lokasi kejadian kepada wartawan, Selasa (18/1/2010).
Menurut Supartini, pertama kali mayat bayi ini ditemukan oleh salah seorang anggota TNI yang sedang melintas menggunakan motor, sekitar pukul 13.00 WIB. Saat disingkirkan kondisi bayi sudah sangat memprihatinkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas Polsek Tanjung Duren yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi. Diduga bayi ini baru saja dilahirkan karena kondisinya masih merah dan tali pusar masih menggantung.
"Mungkin baru dilahirkan langsung dibuang," kata Kanit Polsek Tanjung Duren AKP Johari Bule.
Menurut Johari, sampai saat ini polisi masih mengumpulkan informasi dari saksi-saksi apakah bayi naas ini dibuang pelaku dengan menggunakan motor atau mobil. "Itu yang masih diselediki," tutupnya.
Saat ini mayat bayi sudah dibawa ke RSCM untuk diotopsi.
(did/nrl)











































