Pengacara: Gayus Tidak Pernah Cerita Punya Pom Bensin

Pengacara: Gayus Tidak Pernah Cerita Punya Pom Bensin

- detikNews
Selasa, 18 Jan 2011 13:42 WIB
Pengacara: Gayus Tidak Pernah Cerita Punya Pom Bensin
Jakarta - Terdakwa kasus mafia pajak, Gayus Tambunan, tidak pernah mengumbar cerita seputar aset-aset yang dimilikinya kepada kuasa hukumnya. Pengacara Gayus bahkan tidak tahu kliennya punya pom bensin.

"Kita tidak punya informasi soal ini (Gayus punya pom bensin)," kata kuasa hukum Gayus, Pia Akbar Nasution, kepada detikcom, Selasa (18/1/2011).

Selama ini, Gayus tidak pernah cerita soal asetnya. "Kita juga tidak pernah tanya-tanya soal aset Gayus. Kalau ada pernyataan Gayus memiliki pom bensin harus didukung data-data. Jadi, kita sama sekali tidak tahu," ujar Pia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Yunus Husein mengatakan selain bekerja di Ditjen Pajak, Gayus ternyata memiliki jenis usaha lain yakni Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

"Gayus punya beberapa pekerjaan, salah satunya pengusaha pom bensin," kata Yunus Husein dalam Obrolan Langsat bertajuk Mafia Hukum di Jl Langsat 1/16 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/1) malam.

Aset pom bensin tersebut belum dimasukkan dalam data baru yang menambah kekayaan Gayus. "Dia tidak mau ngaku dari mana," paparnya.

Sebagai PNS dengan pangkat rendahan, kekayaan Gayus memang membuat mata terbelalak. Berikut 12 harta Gayus yang disita Mabes Polri:

1. 15.188.000 lembar saham senilai Rp 7 milliar
2. Uang senilai US$ 56.096 di BRI
3. Uang senilai US$ 2.972 di Bank Mandiri
4. Rp 500.997.260 berbentuk deposito di Bank CIMB Niaga atas nama Gayus Tambunan
5. Rp 500 juta berbentuk deposito di Bank Mandiri atas nama Gayus Tambunan
6. Rp 311.270.735 tabungan di Bank Mandiri
7. Rp 129.661.172 tabungan di Bank Mandiri atas nama Gayus Tambunan
8. Rp 125.107.806 tabungan di Bank CIMB Niaga atas Milana Anggraeni (istri Gayus)
9. Rp 1.371.573.188 tabungan di BII atas nama Milana Anggraeni
10. Rp 17.438.091 di BEJ dalam bentuk saham
11. Rp 16.219 tabungan di BCA Bintaro
12. 1 Unit tanah berbentuk rumah dan bangunan di Kelapa Gading

Total 12 aset itu setara Rp 10 miliar.

Polri juga telah menyita sejumlah harta di safe deposite box Bank Mandiri cabang Kelapa Gading berupa uang US$ 659.800, 9.000.680 dolar Singapura, 31 batang logam mulia masing-masing sebesar 100 gram. N Nilai yang di safe deposit box ini senilai Rp 74 miliar.

(aan/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini