Selain Australia, 3 Negara Lain Juga Ingin Transfer Napi dengan RI

Selain Australia, 3 Negara Lain Juga Ingin Transfer Napi dengan RI

- detikNews
Senin, 17 Jan 2011 17:07 WIB
Selain Australia, 3 Negara Lain Juga Ingin Transfer Napi dengan RI
Jakarta - Permintaan untuk melakukan proses transfer napi tidak hanya datang dari Australia. Sedikitnya ada tiga negara lain, seperti Iran, Brasil dan Hongkong yang mengajukan penawaran serupa.

"Ada empat negara yang sudah menyampaikan permintaan kepada kita, Australia, Hongkong, Iran dan Brasil. Kita belum punya landasan hukum kami sedang mempelajari," kata Menkum HAM Patrialis Akbar di kantor presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (17/1/2010).

Patrialis menilai aturan tentang transfer napi ini disisipkan pada UU Pemasyarakatan. "Dengan persetujuan DPR atau kita cari dasar hukum lain yang kuat kalau nggak bisa," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Politisi PAN ini menjelaskan, 'penempelan' aturan ini dilakukan karena hanya UU Pemasyarakatan yang berkaitan dengan masalah Transfer of Sentenced Person. Australia meminta pertukaran ini sebagai wujud perlindungan terhadap warga negara.

"Tapi ini baru wacana dan akan mengkaji. Akan menyusun belom merumuskan," kata Patrialis.

Sebelumnya, pembicaraan tentang TSP atau transfer of sentenced person (transfer narapidana) diajukan pihak Kejaksaan Agung Australia. Kejagung menjelaskan, ada 500 napi WNI dengan hukuman rata-rata 5 tahun penjara di Australia.

Australia meminta sejumlah warganya yang dipenjara di Indonesia ditukar, termasuk "Ratu Mariyuana" Schappele L Corby.

Namun Kejagung menegaskan, perlu dilakukan pembahasan dengan pihak-pihak terkait di Indonesia seperti Kementerian Hukum dan HAM dan Kementerian Luar Negeri terkait penawaran itu.

Jika penawaran ini nantinya benar dilaksanakan, maka akan dilakukan transfer narapidana antara kedua negara. Bagi narapidana asal Australia yang ada di Indonesia bisa ditransfer dengan narapidana asal Indonesia yang ada di Australia.

(mad/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads