Polisi Duga Penembak Bus TransJ Juga Terkait Kasus Narkoba Besar

Polisi Duga Penembak Bus TransJ Juga Terkait Kasus Narkoba Besar

- detikNews
Senin, 17 Jan 2011 15:49 WIB
Jakarta - Jaringan yang berada di balik tersangka penembakan bus TransJakarta, Nico, terus diburu. Kepolisian mencium kasus Nico mengarah kepada pengungkapan kasus narkoba yang lebih besar.

"Kasus ini masih dalam pengembangan ke arah yang lebih besar," kata Kasat Reskrim Jakarta Utara AKBP, Irwan Anwar, saat dihubungi detikcom, Senin (17/1/2011).

Irwan menjelaskan, kasus besar yang akan diungkap tersebut mengacu pada barang bukti yang ditemukan di rumah Nico. "Untuk senjata hanya sedikit. Tapi pada narkoba," kata Irwan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait tentang identitas Nico, Irwan hanya menyebut profesi Nico sebagai  pengusaha. "Nanti kita akan ungkap semuanya karena masih dalam pengembangan," ujar Irwan.

Nico diduga menembak bus Transjakarta koridor IX (Pluit - Pinangranti) saat sedang berada di Halte Bus Transjakarta di Jalan Pluit Permai Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu 15 Januari 2011 pukul 20.30 WIB. Bus Transjakarta bernomor polisi B-7282-IV itu ditembak di tutup tangki BBG.

Nico menembakkan timah panas 5 kali ke udara. Salah satunya diarahkan ke bus TransJ, Sabtu (15/1/2011) malam. Karena aksinya ini, Nico dikenai UU Darurat tentang No 12/1951 tentang Bahan Peledak dan Senjata Api.

Tembakan itu dia letuskan karena merasa terhalang oleh laju bus TransJ yang sedang menurunkan penumpang di halte. Kala itu, Nico memang menyerobot jalur khusus bus itu dengan menumpang Mitsubishi Lancer. Nico juga sempat mengeluarkan lencana sebuah angkatan.

Tembakan itu menakutkan pengemudi bus sehingga tancap gas setelah menurunkan penumpang. Nico tidak puas, lalu mengejar bus itu sembari memuntahkan tembakan.

Beberapa jam setelah itu, Nico ditangkap polisi di rumahnya di Jalan Kenari Golf Raya nomer 15, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu 16 Januari 2011 malam.

Polisi menemukan satu drum serbuk powder putih, Happy Five sebanyak 2.738 butir, ekstasi sebanyak 11.693 butir, dan sabu seberat 965.2 gram. Nico saat ini meringkuk di Polres Jakarta Utara.

(fiq/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini