"Besok (Senin-red) kita akan mengumumkan pemerintahan baru, yang akan membuka halaman baru dalam sejarah Tunisia," kata Perdana Menteri Tunisia Mohamed Ghannouchi dalam pernyataan resminya seperti dilansir Reuters, Senin (17/1/2011).
Tiga pemimpin oposisi akan menempati jabatan dalam koalisi baru. Sedangkan Mendagri dan Menlu Tunisia tetap dijabat oleh orang lama. Sementara itu, baku tembak masih terjadi di sekitar Istana Kepresidenan Tunisia dan beberapa daerah ibukota lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kediaman Ben Ali di Hammamet, menjadi sasaran penjarahan rakyat Tunisia. Mereka menilai Ben Ali bermewah-mewah dengan uang rakyat. Mereka mempreteli AC, penyiram taman, sampai kabel listrik.
Sementara itu, Ketua DPR Tunisia Fuad Mebazza yang disumpah sebagai presiden interim, meminta Ghannouchi membentuk pemerintahan persatuan nasional. Pemilu Presiden pun segera digelar dalam 60 hari mendatang.
Ben Ali kabur ke Arab Saudi setelah berbulan-bulan protes rakyat Tunisia atas kemiskinan, pengangguran dan represi yang memakan korban jiwa.
(fay/nrl)











































