Demikian salah satu bahasan Senior Officials Meeting (SOM) atau Pertemuan Pejabat Tinggi negara anggota ASEAN di Lombok, seperti disampaikan Direktur Politik Keamanan ASEAN dari Direktorat Jenderal Asean Kemlu Ade Padmo Sarwono kepada detikcom, Senin (17/1/2011).
Ini adalah pertemuan pertama di tingkat SOM ASEAN pada Keketuaan Indonesia untuk ASEAN tahun 2011. Di bawah Keketuaan Indonesia, SOM ASEAN dipimpin oleh Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN Kementerian Luarnegeri RI, Djauhari Oratmangun, selaku SOM Leader ASEAN.
Dalam pertemuan yang telah berlangsung di Hotel Santosa, Lombok (15/1/2011), itu para SOM Leader ASEAN, termasuk wakil dari Sekretariat ASEAN, telah membahas isu-isu penting politik keamanan dalam proses pembangunan Komunitas ASEAN, antara lain isu kerjasama ASEAN–Cina terkait dengan Laut Cina Selatan.
Selain itu juga pembahasan zona bebas nuklir di Asia Tenggara (SEANWFZ), perangkat hukum Piagam ASEAN (HLEG), Komisi HAM Antar-Kementerian ASEAN (AICHR), serta pengembangan Konektivitas ASEAN.
Terkait keamanan Laut Cina Selatan, para pemimpin SOM ASEAN mencatat hasil dari Joint Working Group on Declaration of Conduct (DOC) atau Kelompok Kerja Bersama bidang Deklarasi Etik, yang diadakan di Cina pada Desember 2010 untuk membahas Guidelines on the Implementation of the DOC (Pedoman Pelaksanaan DOC, red).
Pembahasan ini adalah wujud proses ASEAN yang secara bersama-sama terus berupaya untuk mencari jalan damai dan menciptakan kestabilan di kawasan. Pertemuan sepakat untuk mendorong agar proses pembahasan pedoman tersebut dapat dituntaskan.
Dalam rangka mempromosikan HAM melalui implementasi Komisi HAM Antar-Kementerian ASEAN (AICHR), pertemuan membahas dan menyambut Work Plan lima tahunan AICHR. Disepakati pula untuk terus melanjutkan pembahasan terkait penyelesaian HLEG dan protokol serta beberapa aspek terkait SEANWFZ, yang diharapkan dapat diaksesi oleh negara pemilik senjata nuklir.
Isu ekonomi yang mendapat perhatian adalah Konektivitas ASEAN. Pertemuan membahas Kerangka Acuan (ToR) untuk ASEAN Connectivity Coordinating Committee/ACCC (Panitia Pengoordinasian Konektivitas ASEAN). Kerangka ini diharapkan dapat menjadi dasar kerja bagi ACCC untuk mengawasi proses implementasi master plan Konektivitas ASEAN, yang telah diadopsi oleh para Kepala Negara ASEAN pada tahun lalu di Vietnam.
ACCC diharapkan dapat membangun kerjasama dan kemitraan dengan Mitra Wicara dan organisasi atau badan internasional dalam rangka penguatan konektivitas ASEAN untuk masyarakat dan kawasan Asia Tenggara.
(es/es)











































