Menkes Endang Sayangkan Berita Sakitnya Menyebar

Menkes Endang Sayangkan Berita Sakitnya Menyebar

- detikNews
Senin, 17 Jan 2011 14:17 WIB
Menkes Endang Sayangkan Berita Sakitnya Menyebar
Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Endang R Sedyaningsih menyayangkan berita tentang sakit kanker paru yang dideritanya bisa tersebar. Agar kasus ini tidak terulang di masa mendatang, Endang berpesan kepada para dokter muda yang akan menguasai dunia kedokteran di masa mendatang,Β  agar hanya menyimpan informasi sakit pasiennya dengan keluarga pasien, bukan ke publik.

"Penyakit itu memang ranah pribadi betul. Saya juga setuju. Memang, Puskom Kemenkes juga tidak tahu. Yang tahu hanya sedikit Eselon I," ujar Menkes Endang ketika ditanya mengapa berita ini sampai beredar dan pejabat Kemenkes tidak semua tahu tentang penyakitnya.

Menkes Endang menjawab hal itu saat jumpa pers di kantornya Gedung Kemenkes, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (17/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai dokter, saya tahu bahwa tidak boleh menyampaikan penyakit orang lain ke publik. Tapi kalau sudah begitu (tersebar) bagaimana lagi. Tapi saya mengimbau pada dokter-dokter muda supaya tidak meniru seperti ini (menyebarkan informasi penyakit pasien ke publik)," imbuhnya.

Informasi sakitnya Endang sudah menjadi perbincangan terbatas sejak pekan lalu. Namun berita itu baru terkonfirmasi pada Minggu (16/1) petang.

Endang menceritakan kronologi bagaimana penyakit kanker paru-parunya terdeteksi. Sewaktu sebelum dilantik menjadi menteri, dirinya menjalani tahap pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan rontgen dan melakukan treadmill pada Oktober 2009.

"Buat treadmill pun wanita seusia saya bagus. Dokter sampai bilang, 'Ibu atlet ya?'" papar Endang.

Hingga tanggal 22 Oktober 2010, dirinya menjalani cek kesehatan lagi. Hasil treadmill-nya bagus, namun hasil rontgen-nya menunjukkan kejanggalan.

"Lalu tanggal 22 Oktober 2010 kemarin pas 1 tahun (menjabat Menkes) pagi-pagi pemeriksaan, treadmill bagus. Tapi ada 1 dokter yang merasa kurang enak di hati dengan hasil rontgen. Saya tidak dikasih tahu waktu itu. Dokternya datang malam hari. Tidak ada gejalanya. Khasnya kanker ini memang tidak bergejala," papar Endang.

(nwk/nrl)


Berita Terkait