Pasca Penembakan, BLU TransJ Tingkatkan Pengamanan di Jalur Rawan

Pasca Penembakan, BLU TransJ Tingkatkan Pengamanan di Jalur Rawan

- detikNews
Senin, 17 Jan 2011 08:57 WIB
Pasca Penembakan, BLU TransJ Tingkatkan Pengamanan di Jalur Rawan
Jakarta - Badan Layanan Umum (BLU) Bus TransJakarta meningkatkan pengamanan usai penembakan satu armadanya di halte Pluit, Jakarta Utara. Kini, penembak tersebut, Nico, harus meringkuk di sel Polres Jakarta Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya serta kepemilikan 1.600 ekstasi dan senjata api.

"Kini kami meningkatkan keamanan di jalur-jalur rawan. Juga memberikan briefing kepada juru mudi untuk terus waspada di titik-titik rawan itu," kata Asisten Manajer Pengendalian Busway, Bano Yogaswara, saat dihubungi detikcom, Senin (17/1/2011).

Meski tidak menimbulkan kerusakan berarti, namun aksi tersebut membuat pengelola Bus TransJ harus ekstrawaspada. Selain ditembak, ancaman pada bus TransJ adalah pelemparan batu oleh orang tak dikenal beberapa hari lalu. "Kami harus waspada," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bus TransJ yang ditembak Nico masih tetap beroperasi hari ini karena yang tertembak hanya bodi. "Tidak mengenai tangki BBM," ujar Bano.

Seperti diketahui, Nico menembakkan timah panas 5 kali ke udara. Salah satunya diarahkan ke bus TransJ, Sabtu (15/1/2011) malam. Beberapa jam setelah itu, Nico ditangkap polisi di rumahnya di perumahan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Dari tangan tersangka, juga didapati senjata api dan 1.600 butir ekstasi. Nico saat ini meringkuk di Polres Jakarta Utara.

"Kami minta polisi memberikan hukuman yang seberat-beratnya sesuai prosedur hukum yang ada," pinta Bano.

(asp/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini