"Menkes secara rutin memeriksa kesehatan dan berobat di RSPAD Gatot Subroto, RS Gading Pluit da juga ke Guang Zhou Cina,"kata Staf Khusus Menkes Bidang Politik dan Kebijakan Kesehatan, Bambang Sulistomo, kepada detikcom, Senin (17/1/2011).
Sakit yang diderita Endang diketahui setelah check up klinis sekitar Oktober 2010. Menurut Bambang, selama ini tidak ada gejala apa pun yang muncul. Karena itu ketika Endang dinyatakan terkena kanker paru, kabar itu sangat mengagetkan. Saat memimpin rapat atau pun melakukan kunjungan kerja, Endang tampak sehat.
"Selama berobat, Menkes di dampingi bersama tim dokter pemerintah/ kepresidenan," jelas Bambang.
Bambang menegaskan, penyakit Endang sudah bisa dikendalikan. Pemulihan penyakit itu berjalan dengan cepat sehingga bisa dikendalikan. Bambang tidak tahu sudah stadium berapa kanker yang diidap Endang lantaran tidak membaca medical record-nya.
Endang Rahayu Sedyaningsih lahir di Jakarta, 1 Februari 1955. Sebelum menjadi Menkes, dia menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Depkes.
(asp/anw)











































