"Jumlah nilai kerusakan adalah Rp 1,138 triliun (27%), sedangkan jumlah nilai kerugian adalah Rp 3,089 triliun (73%)," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam press release yang diterima detikcom, Minggu, (16/1/2011) malam.
Adapun untuk kajian penilaian kebutuhan pasca bencana dan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi sedang dalam proses penyelesaian. "Diharapkan awal Februari dapat dituntaskan," ujar Sutopo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disusul oleh kerugian sektor industri dan UMKM sebesar Rp 382 miliar atau 12,4% dari nilai kerugian. Secara keseluruhan sektor pertanian budidaya dan tanaman pangan tetap menjadi sektor yang paling terkena dampak dengan nilai total dampak Rp 1,326 triliun yang merupakan 31,4% dari nilai total kerusakan dan kerugian.
"Sektor Perumahan senilai Rp 512,6 miliar yang merupakan 13% dari nilai kerusakan dan kerugian serta sektor industri dan UMKM dengan nilai total dampak sebesar 415,4 miliar atau 11% dari total," jelas Sutopo.
(asp/anw)










































