"Ansor tidak boleh bertentangan dan harus mengikuti NU. Karena Ansor adalah bagian dari NU," ujar Sekjen PBNU KH Marsudi Suhud, Minggu (16/1/2011).
Pembahasan batasan usia 40 tahun sebagai syarat calon ketum GP Ansor di Kongres Ansor di Surabaya sangat alot. Sebagian memilih ada yang tetap 45 tahun, tapi juga ada yang meminta 40 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kata Marsudi, Muktamar NU di Makassar pada 2010 lalu, juga memutuskan aturan batasan usia 40 tahun bagi calon Ketum Ansor, berlaku pada kongres berikutnya. Bukan diterapkan saat ini, karena kongres Ansor di Surabaya ini, adalah masa transisi.
"Kalau dalam kongres ini (kongres Ansor di Surabaya) ada yang memaksakan aturan batas usia 40 tahun diberlakukan saat ini juga, itu bisa dianggap melawan ketentuan NU," tegasnya.
Jika batasan usia 40 tahun tetap diberlakukan di Kongres ke XIV di Surabaya, diperkirakan sejumlah 3 kandidat yang memiliki usia di atas 40 tahun adalah Choirul Sholeh Rasyid, Chotibul Umam Wiranu dan Syaifulloh Tamliha. Jika aturan ini diberlakukan, sekaligus melanggengkan jalan pencalonan Malik Haramain, Marwan Ja'far dan Nusron Wachid.
(roi/anw)











































