Patah Tulang, Dariyati Harus Dioperasi di RS Fatmawati

Kopaja 63 Timpa Motor

Patah Tulang, Dariyati Harus Dioperasi di RS Fatmawati

- detikNews
Minggu, 16 Jan 2011 13:19 WIB
Patah Tulang, Dariyati Harus Dioperasi di RS Fatmawati
Jakarta - Dua orang korban kecelakaan Kopaja 63 yang menimpa motor di depan Stasiun Tanjung Barat, masih barada di Unit Gawat Darurat RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Dariyati, salah seorang penumpang, mengalami patah tulang dan harus menjalani operasi.

"Kita hanya menerima korban yang ada di dalam bus saja. Sedangkan untuk korban motornya tertimpa bus tidak ada," kata Lusi, Duty Manager RS Fatmawati, Minggu (16/1/2011).

Dua orang korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit pemerintah yang terletak di Jl RS Fatmawati, Jaksel, tersebut adalah Ateng (35) dan Dariyati (38).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ateng adalah sopir Kopaja 63 yang mengalami kecelakaan itu. Warga Jalan Ampera ini masih diobservasi di UGD RS Fatmawati. Sedangkan Dariyati (38) adalah salah seorang penumpang yang duduk di bagian depan Kopaja itu.

Kaki kanan Dariyati patah akibat terjepit pintu. Rencananya warga Pondok Pinang ini akan dioperasi.

Empat penumpang Kopaja lainnya yang mengalami luka ringan sudah diperbolehkan untuk pulang. Mereka adalah Eka Yumiyati (20) warga Cilandak, Kosasih (31) warga Bogor, Dwi Susanto (36) warga Beji dan Rohimin (41) warga Jagakarsa.

Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan ini. Namun diduga Kopaja ini kejar-kejaran dengan saingannya sehingga menyebabkan kehilangan kendali. Kopaja ini juga menimpa lima buah motor. Salah seorang saksi mata mengungkapan seorang tukang sapu tewas dalam kecelakaan ini, namun menurut Kasatlantas Polres Jaksel Kompol Lilik Sumardi, tidak ada korban tewas dalam insiden yang terjadi pukul 07.30 WIB di depan Stasiun Tanjung Barat ini.

(nal/nrl)


Berita Terkait