Pantauan detikcom di Pos Polisi Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (16/1/2011) pukul 10.15 WIB, Kopaja 63 itu telah berada di sana. Kaca belakang bus pecah semua, sementara itu sebagian kaca jendela di kanan di kirinya juga pecah.
Kondisi bagian depan bus penyok dan kursi-kursi penumpang berantakan. Kopaja tersebut memiliki nomor polisi B 7456 PA. Informasi yang didapat detikcom, sopir Kopaja bernama Ateng, kini sedang mendapat perawatan di RS Fatmawati.
Di Pos Polisi Jagakarsa juga tampak sepeda motor Mio warna hitam yang turut terlibat dalam kecelakaan tersebut. Sepeda motor tersebut rusak parah. Roda depan motor bernopol B 6949 STA itu lepas dan badan kendaraannya ringsek.
Sementara itu, IGD RS Fatmawati Jakarta Selatan, mengaku menerima dua korban kecelakaan di Tanjung Barat. Kondisi kedua orang tersebut tidaklah parah, hanya lecet-lecet.
"Sekarang sedang diperiksa dokter, tidak dipasang infus. Yang masuk ke sini, laki-laki dan perempuan," kata petugas IGD RS Fatmawati, Nia, saat dihubungi detikcom.
Kecelakaan Kopaja ini terjadi pukul 07.30 WIB, tepatnya di Jalan Tanjung Barat arah Depok. Seorang tukang sapu tewas seketika dihantam Kopaja 63 tersebut. Kecelakaan maut ini juga menyebabkan 3 orang menderita luka ringan hingga berat, termasuk sopir Kopaja. Sopir dan 1 orang perempuan pengendara Yamaha Mio dilarikan ke RS Fatmawati, sedangkan 1 korban lagi dibawa ke RS Pasar Rebo.
(vit/nrl)











































