"3 hari Adun diculik sudah banyak SMS yang masuk, ada yang minta pulsa, ada yg kasih tahu dimana Adun, ada juga yang minta Rp 1 miliar untuk nebus Adun," kata Bibi Adun, Nani Anggraeni (30) saat ditemui detikcom di kediamannya di Jl Mawar Merah IV Gg 8 No 28, RT 2 RW 12, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (15/1/2011).
Keluarga menduga pesan singkat itu dikirim orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Mereka diduga mengetahui nomor handphone keluarga dari poster-poster yang disebar di titik-titik keramaian sekitar Klender, Pondok Kopi, sampai dengan Bekasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menghadapi itu, keluarga hanya menunggu jawaban dari kepolisian terkait laporan yang disampaikan pihak keluarga.
Sebelumnya Adun hilang saam bermain dengan tetangganya. Adun diduga diculik oleh 2 pria yang menggunakan masker dan mengendarai motor Vespa biru pada Kamis 30 Desember 2010 malam di depan rumahnya.
Penculik kemudian melarikan diri ke arah Pondok Kopi setelah berhasil memaksa Adun untuk ikut dengan mereka.
(ahy/gus)











































