Dari informasi yang dihimpun di lokasi Kongres GP Ansor ke XIV Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, hingga Jumat (14/1/2011) siang, peta kekuatan mulai terbaca. Dua kandidat partisan sementara menguat, yaitu Nusron Wachid (Golkar) dan Chotibul Umam Wiranu (Demokrat).
"Kalau di mata saya, Nusron (Wachid) sementara unggul. Di bawahnya ada Umam. Kalau Marwan, jauh," kata Ketua Pengurus Wilayah Organisasi Nasional Demokrat Jatim, Hasan Aminudin sambil berbisik, saat ditemui wartawan di lokasi kongres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Buktinya apa kalau kami money politic, SMS yang beredar itu? Fitnah itu semua, yang benar bukan 100 miliar, tapi 200 (miliar)," jawab A'am sambil tersenyum.
Sementara tim pemenangan Choirul Sholeh Rasyid, kandidat non partisan yang mampu meramaikan persaingan juga mengakui menguatnya dukungan untuk Nusron Wachid. Namun perubahan diyakini akan bisa berubah saat proses pemungutan suara dilangsungkan pada Sabtu (15/1/2011) besok.
"Kami tidak menyebutnya unggul, tapi menguat. Itu sementara dan kami yakin bisa membalikkan keadaan," kata juru bicara tim pemenangan Choirul Sholeh Rasyid, Fuad Latief.
Fuad juga mengatakan, dari 519 suara yang akan diperebutkan dalam pemilihan, pihaknya sudah mengantongi 140 dukungan. Kondisi itu dianggap aman, setidaknya untuk memaksakan dijalankannya pemungutan suara dalam 2 kali putaran.
"100 aman untuk masuk ke putaran kedua, dan kami sudah dapat 140. Sampai sekarang konsolidasi terus kami lakukan, sehingga besok hasilnya kami yakin akan bisa lebih baik," lanjutnya.
(ze/mok)











































