"Kita sepakat dengan Mabes Polri untuk melakukan penyelesaian membongkar kasus sindikat paspor karena ternyata ada kasus yang menurut hemat kita dilakukan dengan cara canggih," ujar Menkum HAM Patrialis Akbar di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (14/1/2011).
Menurut Patrialis, membongkar pemalsuan paspor sangat penting agar tidak ada orang yang keluar masuk Indonesia dengan mudah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Patrialis menduga jaringan internasional tersebut menggunakan teknologi canggih sehingga petugas bisa kebobolan. Karena itu, Mabes Polri dinilai lebih mampu mengungkap kasus ini.
"Untuk mendalami ini Kabareskrim lebih canggih untuk melakukan penyelidikan," tambahnya.
Namun Patrialis juga tidak menutup kemungkinan jika kebobolan tersebut bukan karena faktor kecanggihan teknologi, melainkan kelalaian anak buahnya.
"Kita sedang dalami itu juga. Nanti pasti akan ada sanksi sesuai tingkat kesalahannya," janji politisi PAN ini.
(rdf/gun)










































