"Tidak ada panggilan sebenarnya. Cuma mau menyerahkan berkas saja," ujar Nesha saat dihubungi, sesaat sebelum tiba di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (14/1/2011).
Nesha tiba di kantor KPK sekitar pukul 15.00 WIB dan didampingi salah seorang asistennya. Namun Nesha menolak memberikan pernyataan sedikitpun kepada wartawan yang menanyainya di gedung KPK.
KPK membenarkan hari ini bagian penyelidik menjadwalkan pemanggilan Neshawati. Pemanggilan ini sebagai ganti pemanggilan hari Selasa (11/1) lalu yang batal. Saat itu, Neshawati ke Polda Metro Jaya untuk melengkapi berkas laporan pencemaran nama baik kepada Dirwan Mahmud.
"Betul dimintai keterangan hari ini. Sebagai ganti karena kemarin (Selasa) tidak datang," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP dalam pesan singkatnya.
Pada pemeriksaan sebelumnya, Nesha yang didampingi pula oleh ayahnya, yakni hakim Arsyad, mengaku hanya ditanyai penyidik soal pinjaman uang kepada mantan panitera pengganti MK, Makhfud. Pada pemeriksaan tersebut penyidik mengkonfirmasi terkait uang pinjaman Makhfud sebesar Rp 5 juta dari Neshawati yang belum dikembalikan karena putri hakim konstitusi ini mengatakan tidak perlu
dikembalikan.
Pemeriksaan terhadap Neshawati dan Makhfud sebagai tindak lanjut dari laporan Ketua MK, Mahfud MD dan hakim Arsyad kepada KPK terkait adanya dugaan upaya suap terhadap hakim-hakim konstitusi. Laporan itu menindaklanjuti laporan dari tim investigasi MK yang diketuai Refly Harun.
(fjr/gun)











































