Demikian ujar Kabareskrim Komjen Ito Sumardi menanggapi kontroversi kinerja Satgas Anti Pemberantasan Mafia Hukum. Dia dicegat wartawan di sela rapat koordinasi perkembangan kasus paspor Gayus Tambunan di Kantor Menko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (14/1/2011).
"Sejak Gayus dibawa dari Singapura, kami sangat terbantu adanya Satgas," tegas Ito.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bentuk keseriusan, sebab semua sama-sama diawasi. Satgas banyak membantu," ujar Ito.
Dia lalu menyebut kasus paspor aspal (asli tapi palsu) Gayus Tambunan sebagai contoh. Atas dorongan dari Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, maka koordinasi dengan Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM berlangsung lebih lancar.
"Soal isu paspor dibuat di luar negeri, masih kami selidiki bersama tim dari Imigrasi. Banyak hal yang jadi kita ketahui dari tertangkapnya Gayus," sambungnya.
(lh/vit)










































