"Anak saya menghilang sejak 4 hari lalu, waktu hari Senin," ujar ibu Krishnan, Marina Sari (32) saat ditemui di rumahnya, Jl Veteran I, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (13/1/2011).
Marina menceritakan pada Senin pagi, tetangga sebelah Marina, Alex mengantar Krishnan ke sekolah. Kebetulan pada saat itu, pembantu rumah tangga Marina sedang pulang kampung. Sehingga Marina meminta tolong kepada Alex untuk mengantarkan anaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi ditunggu sampai pukul 14.00 WIB siang ketika dijemput lagi oleh tetangga saya, anak saya tidak ada. Kata guru anak saya, dia tidak masuk sekolah," jelasnya.
Menurut Marina, dirinya kemudian bertanya ke beberapa teman Krishnan dan pihak keamanan sekolah. Namun tidak seorang pun yang melihat Krishnan saat itu. Keesokan harinya Marina kemudian melapor ke Polsek Kali Deres dengan no LP LPB/718/I/PMJ/RESTRO JAKARTA BARAT/SEK KADER.
"Tapi sampai saat ini saya belum mendapat informasi lebih lanjut," ujarnya.
Marina mengatakan, memang sejak 2 tahun belakang, dia dan ayah Krishnan sudah bercerai. Sejak saat itu sudah tidak ada komunikasi di antara keduanya. Namun setelah Krishnan hilang, Marina mencoba menghubungi mantan suaminya itu tapi telepon selularnya tidak aktif. Marina kemudian mendatangi rumah mantan suaminya di Rawamangun tapi sudah tidak ada lagi.
"Ya kita tidak menuduh. Baru praduga. Kalau memang ayahnya mengambil lebih baik kita diberitahukan, jadi tenang," pintanya.
Ciri-ciri Krishnan yakni tinggi badan kurang lebih 110 cm, berkulit putih, rambut lurus, dan mata agak sipit. Saat itu mengenakan baju sekolah kemeja putih dibalut rompi dan celana pendek kotak-kotak.
Sementara itu Kepala Sekolah SDN 03 Pegadungan, Karmin mengatakan, sudah menerima informasi kehilangan anak didiknya tersebut. Karmin pun sudah menanyakan keberadaan Krishnan kepada satpam sekolah, namun satpam tidak melihat hal yang mencurigakan.
"Anak itu sepertinya diambil sebelum masuk kelas. Saya sudah tanya ke satpam, tidak ada orang yang mencurigakan masuk ke dalam sekolah. Ini kali pertama terjadi di sini," jelasnya.
(gus/fay)











































