SBY Hendak Lewat, Tol di Cibubur Makin Macet

SBY Hendak Lewat, Tol di Cibubur Makin Macet

- detikNews
Kamis, 13 Jan 2011 09:54 WIB
Jakarta - Suasana di jalan tol Cibubur arah Jakarta semakin macet. Penyebabnya tidak hanya karena perubahan sistem pembayaran di Gerbang Tol (GT) Cibubur, namun satu jalur ditutup karena Presiden SBY akan melintas menuju Bandara Halim

Salah seorang warga yang melintas, Agus, menceritakan, GT Cibubur selama ini hanya berfungsi untuk mengambil tiket. Namun, kini ada perubahan karena harus langsung membayar.
Β 
"Tapi yang paling konyol dan memprihatinkan adalah adanya penutupan satu lajur mulai dari Raflesia Hills hingga masuk Gate Tol Cibubur karena orang nomor satu di Republik ini mau lewat," kata Agus lewat fasililtas Info Anda detikcom, Kamis (13/1/2011).

Berdasarkan penuturan Agus, terlihat sejumlah petugas polisi yang menutup satu lajur jalan arah GT Cibubur. Mereka membatasi kendaraan supaya tidak menyalip.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam jadwal kepresidenan hari ini, Presiden SBY memang akan melakukan kunjungan ke Surabaya, Jawa Timur. SBY akan berangkat dari Cikeas menuju Bandara Halim Perdanakusumah di Jakarta Timur. Pada pukul 10.00 WIB, pesawat SBY tinggal landas.

Pembaca detikcom lainnya menuturkan, kemacetan di Cibubur membuat waktu perjalanan menjadi semakin lama. Berangkat pukul 5.30 biasanya tiba di kantor sekitar pukul 06.45-07.00 WIB. Tapi sejak Senin kemarin hingga Kamis pagi ini, saya tiba di kantor di atas pukul 08.00 WIB. Hal ini benar-benar mengganggu," kata Doro Endah.

"Kami warga Kota Wisata berharap kemacetan parah di daerah Cibubur hanya hari ini saja saat diberlakukannya GT Cimanggis hari pertama. Moga-moga mulai besok sudah kembali normal lagi. Kalau masih macet tolong diberikan solusi untuk warga Kota Wisata dan sekitarnya supaya tidak merasa bertambah sengsara, karena selain penghuni perumahan Kota Wisata masih ada ribuan orang penghuni perumahan lainnya disekitar kami," tutur Ari Prasedyoko.

(mad/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads