Pantauan detikcom, Rabu (12/1/2010), tembok dua kamar di bagian belakang rumah milik Wiwid ini tampak hancur. Tembok kamar ini tak kuat menahan terjangan longsoran berupa tanah dan batu. Perabot rumah tangga pun berserakan di rumah itu.
Sejumlah warga bahu-membahu memperbaiki rumah tersebut. Beberapa warga membawa material secara bergiliran. Sedangkan yang lainnya membersihkan sisa longsoran dan membangun kembali tembok yang jebol. Longsor sendiri terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.
"Tahu-tahu, talud di belakang rumah itu ambrol dan menimpa kamar belakang," tutur salah seorang warga, Sutardi.
Tidak hanya rumah Wiwid yang jebol, beberapa rumah warga lainnya juga terkena longsoran tanah. "Tadi ada juga yang kena longsoran di RW sebelah," jelas Sutardi.
Kawasan ini memang terhitung pemukiman padat penduduk. Lokasi ini berada di sekitar 1 KM dari pusat kota yakni Kawasan Simpang Lima. Kontur tanah wilayah ini cukup miring, sehingga saat hujan deras melanda, wilayah ini cukup rawan akan longsor.
Hujan deras mengguyur sejak kemarin malam hingga Rabu (12/1) pagi. Selain longsor, peristiwa itu juga mengakibatkan tergenangnya sejumlah jalan protokol. Mulai pukul 11.00 WIB keesokan harinya, hujan reda, namun mendung masih menggelayut.
(try/gus)











































