Kota terbesar ketiga di Australia, Brisbane hari ini terendam banjir yang terjadi sekali dalam seabad tersebut.
Ribuan orang telah mengungsi ke pusat-pusat evakuasi. Akibat banjir ini, sekitar 100 ribu rumah mengalami pemadaman listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tengah menghadapi banjir sekali dalam 100 tahun," kata perdana menteri Queensland Anna Bligh seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Rabu (12/1/2011).
"Kita menghadapi kedatangan jumlah air yang masiv ke dalam sistem sungai kita yang akan membanjiri ribuan properti," imbuh Bligh.
Dikatakan Bligh, sebanyak 3.585 orang terpaksa mengungsi ke 57 pusat evakuasi di berbagai penjuru Queensland. Ribuan orang lainnya telah meninggalkan rumah mereka dan kini tinggal di rumah-rumah keluarga dan teman-teman mereka.
(ita/nrl)











































