"Menteri yang langsung berhubungan dengan pelayanan publik seharusnya diambil dari profesional karena ini menyangkut kesejahteraan dan kepentingan rakyat," ujar anggota Dewan Pembina PD, Ahmad Mubarok, kepada wartawan, Rabu (12/1/2011).
Mubarok menilai, sejumlah kementerian yang berkaitan dengan pelayanan publik saat ini tidak maksimal karena terhambat kepentingan parpol. Menurutnya, sejumlah menteri di sektor ini mendesak diganti dari kalangan profesional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan menerima laporan kinerja menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II oleh Ketua Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto.
"Rencananya begitu (hari ini). Kalau ada info nanti saya sampaikan. Tapi belum tahu pastinya kapan," kata Juru Bicara Presiden Bidang Dalam Negeri Julian Aldrin Pasha saat dihubungi via telepon.
(van/gun)











































