Menurut Netanyahu, aksi militer harus diambil oleh komunitas internasional dengan dipimpin oleh Amerika Serikat.
"Kita harus meningkatkan tekanan dan saya pikir tekanan tersebut tidak akan cukup untuk membuat rezim ini mengubah arah tanpa opsi militer yang kredibel yang ditujukan pada mereka oleh komunitas internasional dengan dipimpin oleh Amerika Serikat," ujar Netanyahu seperti dilansir media Iran, Press TV, Rabu (12/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan kali ini saja Netanyahu melontarkan pernyataan tersebut. Sebelumnya pemimpin negeri Yahudi itu telah beberapa kali melontarkan seruan senada mengenai Iran. Namun seruan-seruan itu telah ditolak oleh Menteri Pertahanan AS Robert Gates.
Pekan lalu pemerintah Teheran mengumumkan bahwa lokasi-lokasi nuklir Iran terbuka untuk dikunjungi perwakilan-perwakilan Badan Tenaga Atom Internasional atau International Atomic Energy Agency (IAEA).
Undangan Iran itu disampaikan menjelang pembicaraan multinegara antara Iran dan kelompok P5+1 yang terdiri dari: Inggris, China, Prancis, Rusia, AS dan Jerman. Pertemuan itu rencananya akan digelar di Turki pada 21-22 Januari.
(ita/nrl)











































