"Sebanyak 50 hingga 100 persen bus yang rutenya berhimpitan dengan Koridor IX, dicabut trayeknya. Berlaku mulai Februari," kata Wakadishub DKI Jakarta, Riza Hashim, kepada detikcom, Rabu (12/1/2011).
Sementara, lanjutnya, baru bus di jalur reguler yang beroperasi di Koridor IX yang dicabut trayeknya. Sedangkan bus yang trayeknya di sekitar Koridor X masih berjalan normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau berbicara ada yang keberatan atau tidak, ya mungkin ada. Tapi program ini (angkutan massal) harus didukung," imbuh Soedirman.
Organda bersama dengan pengelola trayek yang akan dicabut itu akan segera duduk bersama untuk membahas akan dialihkan ke mana bus-bus tersebut. Organda tidak ingin menghentikan armada, karena itu harus segera ada pengalihan.
"Nanti dikaji harus dialihkan ke mana. Mana saja jalur yang belum diantisipasi," imbuhnya.
Informasi yang diperoleh, bus jalur reguler yang dihapus trayeknya adalah yang melayani sejumlah rute antara lain Grogol-Bekasi, Kampung Rambutan-Kali Deres, Kampung Rambutan-Tangerang, Kampung Rambutan-Muara Angke, Kampung Rambutan-Grogol, serta Blok M-Muara Angke.
(vit/nrl)











































