"Ada 12 sungai yang berhulu dari Gunung Merapi itu telah dilakukan early warning system," kata Kepala BNPB Syamsul Maarif usai rapat mengenai Penanggulangan Bencana Wasior, Mentawai, dan Merapi, di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (11/1/2011).
Syamsul tidak merinci sungai-sungai apa saja yang rawan terjadinya banjir lahar dingin. Namun, ia menyebut saat ini banjir yang membawa material Gunung Merapi itu telah menerjang Kali Krasak yang melintas di kawasan Magelang, Jateng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ia mengungkapkan sejumlah alat early warning system telah dibangun oleh Kementerian ESDM bekerjasama dengan Kementerian PU dan UGM. Alat tersebut dipasang di daerah-daerah yang dilintasi keduabelas sungai yang rawan itu.
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, kata Syamsul, juga sudah membuat beberapa pengalihan arus sungai untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan banjir lahar dingin. Selain itu, Balai tersebut juga mengembalikan aliran sungai yang berubah karena terjangan material Merapi.
"Pemda setempat yang telah mempersiapkan titik-titik pengungsian di sekitar situ hendaknya memperhatikan bahwa anomali cuaca ini dimulai bulan Januari hingga Maret. Ancaman ini masih sangat besar, meski ancaman kedua (Merapi)," tutupnya.
(irw/ape)











































