Polda Metro Dekati Pimpinan Ormas yang Bentrok di Jelambar

Polda Metro Dekati Pimpinan Ormas yang Bentrok di Jelambar

- detikNews
Selasa, 11 Jan 2011 14:53 WIB
Jakarta - Agar bentrok di kawasan Jelambar, Jakarta Barat tak terulang lagi, polisi kini melakukan pendekatan pada 2 kelompok ormas yang bertikai. Polisi menelusuri penyebab awal pertikaian.

"Langkah-langkah pendekatan untuk pimpinan kelompok sudah dilakukan Polres maupun Polda," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharuddin Jafar kepada wartawan di Mapolda Metro, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (11/1/2011).

Selain melakukan pendekatan ke ormas, polisi juga mulai memeriksa pelapor. Namun, pemeriksaan ini hanya sebatas untuk mengetahui kasusnya, dan belum ada penetapan status pelapor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau diperiksa secara verbal baru pelapor saja, dan itu diperiksa untuk menelusuri kasus, bukan tentang status apa. Dia baru lapor dan baru ditelusuri duduk permasalahannnya bagaimana," terang Baharuddin.

Baharuddin juga menegaskan jika Polri akan menegakkan hukum dan menindak ormas yang bertikai. Tapi, tindakan tegas ini bukan berarti mengancam untuk membubarkan, sebab polisi tidak punya kewenangan untuk itu.

"Tindakan tegas itu beda dengan membubarkan. Tindakan tegas itu berdasarkan penegakan hukum. Polisi setiap kejadian tindak pidana harus menegakkkan hukum. Kapolri tidak punya kewenangan untuk membubarkan ormas," jelas Baharuddin.Β 

Sebelumnya, tawuran antar dua kelompok warga pada hari Minggu (9/1), terjadi mulai pukul 17.00 WIB dan baru berhasil dibubarkan sekitar pukul 22.00 WIB. Tawuran ini sempat membuat ruas Jl Daan Mogot ditutup.

Awalnya satu kelompok tengah melayat seorang temannya di kawasan Jelambar. Kelompok ini berjalan sambil menggeber-geber gas motor. Situasi ini membuat kelompok yang lain yang menguasai wilayah tersebut kesal.

Akhirnya kelompok penguasa Jelambar ini memukul salah seorang pelayat. Kelompok pelayat pun tak terima akhirnya terjadi keributan. Puluhan orang pun mengalami luka-luka dan 20 motor hancur. Pusat lokasi tawuran tersebut terletak di sebuah komplek BNI di Jl Tubagus Angke. Di dalam komplek, memang menjadi markas salah satu ormas.

(gun/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads