"Gayus ternyata pemain yang kawakan. Karena walau dipenjara, Gayus masih bisa bepergian ke Bali, Malaysia, Singapura bahkan Macau. Gayus bak pemain sinetron tiba-tiba Gayus menangis di persidangan. Bukan hanya saya saja yang dibohongi, publik juga," kata Haposan saat membaca pembelaan (pledoi) di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (11/1/2010).
"Gayus tidak tahu terimakasih dan hati nurani. Kesaksian Gayus dalam perkara saya patut tidak didengar," imbuh Haposan didepan hakim Thaksin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
masing-masing Rp 5 miliar.
"20 Gayus sekalipun, semuanya bohong," ucap Haposan beberapa waktu lalu.
Usai pledoi, sidang Haposan akan dikebut besok (replik) dan lusa (duplik). Diperkirakan, waktu vonis Haposan tidak jauh dari Gayus yang direncanakan Rabu (19/1/2010) pekan depan.
(Ari/anw)










































