"Saya usulkan agar BHD diundang, dia katakan negeri akan hancur kalau kasus Gayus diungkap, kita ingin tahu saja," kata Martin kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/1/2011).
Dikatakan dia, pemanggilan BHD menjadi agenda yang cukup penting. Komisi III DPR memiliki kepentingan mengorek hal-hal yang diketahui BHD ini untuk mengungkap kasus mafia pajak Gayus Tambunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Martin, pemanggilan BHD lebih penting daripada pemanggilan Gayus Tambunan ke DPR. Sebab, pemanggilan Gayus justru menunjukkan intervensi Komisi III terhadap penegakan hukum.
"Sebenarnya, kita mau saja memanggil tapi buat apa. Lebih baik kita panggil BHD saja," kata dia.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPR Benny K Harman membuka peluang tersebut. Namun demikian belum dipastikan pemanggilan akan dilakukan.
"Memang harus kita kawal. Waktunya besok ditentukan," kata Benny.
Ketua Komisi III DPR Benny K Harman mengungkap BHD pernah menuturkan bahwa pengungkapan Gayus terhambat karena dikhawatirkan akan mengguncang negara. BHD, menurut Benny tahu ada pengusaha di balik gerilya Gayus Tambunan.
(van/aan)











































