"Dari apa yang saya lihat termasuk tayangan televisi maka yang tertidur, lebih baik d luar ruangan karena disorot televisi tidak bagus, karena nanti ditanya rakyat apa sudah lelah menjadi pemimpin di daerahnya," kata SBY di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (10/1/2011).
Pantauan detikcom, sejak acara dibuka memang ada beberapa peserta yang terlihat mencatat setiap poin yang disampaikan presiden dalam sebuah notes yang dibagikan sebelum acara. Namun, ada juga yang tampak mengantuk. Mereka memejamkan mata sambil sesekali menundukkan kepala. Beberapa peserta lain, hanya duduk sambil mendengar materi atau sekedar berdiskusi dengan rekan di sebelahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang main HP juga, tidak perlu main-main apalagi yang bicara," tambahnya.
Sebetulnya, pembawa acara juga sudah berkali-kali mengingatkan para peserta agar menyimak pemateri dan tak bermain-main dengan ponsel. Peringatan ini disampaikan setiap jeda rapat.
"Mengingat acara ini disiarkan langsung oleh TVRI dan RRI, maka peserta dilarang tidur dan jangan BBM-an. Biar tidak tertangkap kamera," pesan pembawa acara Tia Maryadi yang diumumkan lewat pengeras suara, Senin (10/1/2011)
Di dalam paparan akhirnya, SBY menyampaikan sejumlah poin pokok tentang hal-hal yang perlu dilakukan oleh para menteri dan kepala daerah. Ada arahan bersifat umum dan arahan khusus.
"Direktif dan instruksi saya ini terkait dengan semuanya dan sebagai kebulatan dan saya berharap apa yang saya sampaikan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya," tegas SBY.
(mad/lh)











































