Menurut supervisor gudang, Yudi Amawan (26), peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00-04.30 WIB. Kawanan perampok tersebut diperkirakan berjumlah 4 orang. Mereka beraksi setelah menyekap 3 orang karyawan yang saat itu berjaga.
"Mereka pakai cadar dan langsung masuk ke ruangan gudang yang ada di lantai. Dua orang langsung kalungin senjata tajam dan menyekap 3 karyawan gudang," kata Yudi saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (10/1/2011).
Ketiga karyawan tersebut bernama Imran, Khairul dan Dimas. Tangan dan kaki ketiga korban diikat dengan tali dan mulut dibekap lakban.
"Saat karyawan disekap mereka (perampok) beraksi ke gudang di lantai bawah dan membawa barang-barang," ujar Yudi.
Yudi menambahkan, pelaku diperkirakan membawa truk untuk mengangkut barang-barang yang dicurinya.
"Salah seorang korban dengar ada truk masuk halaman dan parkir di depan gudang," ujar Yudi.
Ketiga karyawan berhasil melepaskan ikatan tali setelah salah seorang korban, Khairul, berhasil membuka lakban yang menutupi mulutnya sekitar pukul 06.30 WIB.
"Khairul teriak minta tolong dan kedengeran satpam gudang depan. Satpam itu langsung berlari ke gudang dan melepaskan mereka (yang disekap)," katanya.
Kepala Polsektro Ciracas Kompol Senen mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus pencurian barang-barang milik operator seluler tersebut. Dia menduga, kawanan yang mencuri tersebut benar-benar mengetahui nilai barang yang dicurinya.
"Kalau enggak paham mana mungkin dicuri. Karena yang dicurinya kan bukan baterai motor-mobil tapi baterai untuk BTS," kata Senen.
Disinggung jumlah kerugian yang ditaksir akibat pencurian tersebut, Senen mengaku belum mengetahui jumlahnya.
(ahy/nwk)











































