Wanita Tua Nekat Merebut Senjata Pelaku

Penembakan Brutal di Arizona

Wanita Tua Nekat Merebut Senjata Pelaku

- detikNews
Senin, 10 Jan 2011 14:10 WIB
Wanita Tua Nekat Merebut Senjata Pelaku
Arizona - Aksi penembakan brutal di Tucson, Arizona, Amerika Serikat menyisakan kisah heroik. Otoritas setempat mengelu-elukan seorang wanita tua sebagai pahlawan dalam insiden maut yang menewaskan 6 orang itu. Wanita berumur 61 tahun itu dengan berani maju merebut senjata api yang dipegang pelaku penembakan.

Dalam kejadian tragis pada Sabtu, 8 Januari pagi waktu setempat itu, Patricia Maisch nekat mendekati pelaku saat sedang mengisi ulang pistolnya.

Si pelaku, Jared Loughner, ketika itu sedang mencoba memasukkan magasin baru ke dalam senjatanya, sebuah pistol Glock 9mm. Loughner telah menembakkan 31 peluru dari pistolnya itu. Pemuda berumur 22 tahun itu menembak sekitar 20 orang termasuk anggota Kongres AS, Gabrielle Giffords (40).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat Loughner sedang mengisi ulang pistolnya, Maisch maju dan langsung merebut pistol dan magasin milik Loughner. Demikian dikisahkan Sheriff Wilayah Pima, Clarence Dupnik.

"Ini salah satu tindakan paling heroik yang pernah saya lihat," ujar Dupnik pada wawancara dengan Fox News seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (10/1/2011).

"Wanita ini sedang berdiri mengantre untuk berfoto bareng Gabrielle ketika kepanikan timbul," tutur Dupnik.

"Untuk alasan apapun, dia memutuskan bahwa sesuatu harus dilakukan. Dia keluar dari antrean dan merebut magasin dan senjata yang dipegang pria itu," papar Dupnik.

"Dia mungkin telah menyelamatkan banyak, banyak nyawa," pungkasnya.

Aksi penembakan massal tersebut terjadi di area parkir sebuah mal di Tucson saat anggota Kongres AS, Gabrielle Giffords sedang menggelar acara pertemuan dengan konstituennya. Akibat tembakan di kepalanya, Giffords saat ini dalam kondisi kritis. Enam orang tewas dalam peristiwa itu, termasuk seorang staf Giffords dan seorang bocah perempuan berumur 9 tahun, Christina Taylor Green.

Pelaku penembakan, Loughner, telah ditangkap dan dikenai dakwaan pembunuhan dan percobaan pembunuhan.

(ita/fay)


Berita Terkait