"Pertama, situs pornografi. Kedua, buka server di Indonesia, sehingga aparat hukum di Indonesia bisa melacak keberadaan pelaku kejahatan, khususnya korupsi," ujar Menkominfo Tifatul Sembiring di sela-sela Rapat Kerja Pemerintah, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Senin (10/1/2011).
Sekarang, imbuh Tifatul, seluruh operator telekomunikasi di Indonesia, sudah mematuhi aturan pemerintah sehingga bisa melacak pelaku kejahatan. " Masa RIM tidak mau mematuhi itu? Saya rasa mereka mau, tapi selesaikan segera, jangan ditunda," tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.
Seperti diketahui, nasib BlackBerry bakal ditentukan pada 17 Januari 2010 mendatang. Jika pada meeting terakhir tersebut RIM ngotot tak mau melakukan sensor di layanan internet BlackBerry maka siap-siap saja, akses browsing di ponsel pintar tersebut ditutup. Namun fitur lainnya, macam BlackBerry Messenger dan email masih bisa digunakan pengguna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kita minta RIM agar hormati & patuhi Peraturan perundangan yg berlaku di Indonesia, terkait dg UU 36/1999, UU 11/2008 & UU 44/2008
2. Kita minta RIM agar buka perwakilan di Indonesia, karena pelanggan RIM di Indonesia untuk Blackberry sudah lebih dari 2 juta.
3. Kita Minta RIM agar membuka service center di Indonesia untuk melayani & mudahkan pelanggan mereka yang juga WNI.
4. Kita minta RIM agar merekrut dan menyerap tenaga kerja Indonesia secara layak dan proporsional.
5. Kita minta RIM agar sebanyak mungkin menggunakan konten lokal Indonesia, khususnya mengenai software.
6. Kita minta RIM agar memasang software blocking terhadap situs-situs porno, sebagaimana operator lain sdh mematuhinya.
7. Kita minta RIM agar bangun server/repeater di Indonesia, agar aparat hukum dapat melakukan penyelidikan terhadap pelaku kejahatan tmsk koruptor.
8. Sejauh ini terkesan RIM meng-ulur-ulur waktu untuk menjalankan komitmen mereka. Apakah kita sebagai bangsa mau diperlakukan spt itu?
"Kalau ada nasionalisme di dada kita & ingin menjadi bangsa berwibawa, pasti sebagian kita akan setuju poin2 yang saya sampaikan tentang RIM," demikian Tifatul dalam postingan twitter-nya.
(nwk/asy)











































